Pengolahan Kertas Bekas

Pengolahan Kertas Bekas

Pengolahan Kertas Bekas


Umumnya, limbah kertas yang dapat di daur ulang dapat di golongkan menjadi tiga jenis limbah. Jenis limbah tersebut yaitu Mill Broke, Limbah Pra-Konsumen dan Limbah Paca-Konsumen. Mill Broke atau yang di kenal dengan istilah gilingan kayu kertas merupakan limbah yang berasal dari pabrik kertas yang di hasilkan selama proses pembuatan kertas. Limbah gilingan kayu dari pembuatan kertas tersebut baru di gunakan kembali untuk membuat kertas daur ulang. Kertas jenis ini merupakan kertas daur ulang asli.

Limbah yang kedua yaitu limbah pra-konsumen. Limbah pra-konsumen merupakan jenis kertas yang sudah siap cetak namun menjadi limbah karena tidak di gunakan oleh konsumen. Misalnya seperti kertas potongan printer, kertas hiasan amplop ataupun stok kertas yang di tolak pasar.

Sedangkan limbah Pasca-Konsumen merupakan jenis limbah kertas yang telah di gunakan oleh konsumen dan menjadi limbah saat tidak di gunakan lagi. Misalnya seperti kertas bekas dari perkantoran dan rumah, koran bekas dan kemasan bekas. Namun, tidak semua jenis limbah kertas dapat di daur ulang. Setiap kertas memiliki kemampuan berbeda-beda untuk dapat di daur ulang.

Tujuan Kertas Daur Ulang

Daur ulang Kertas untuk Menghemat Energi

Produk baru yang di produksi dari bahan baku produk daur ulang, akan dapat menghemat energi yang di konsumsi pada proses produksi. Namun berbeda dengan produk baru yang di buat untuk pertama kalinya dari bahan mentah yang masih baru. Jumlah energi yang di konsumsi mereka jauh lebih tinggi. Dengan melakukan daur ulang kertas energi yang di butuhkan akan lebih rendah sehingga dapat menghemat energi yang di butuhkan untuk memperoleh serta mengangkut bahan baku.

Mengurangi Polusi

Daur ulang kertas dapat membantu untuk mencegah global warming (pemanasan global). Dengan meminimalkan energi yang akan di habiskan untuk produksi industri, hal tersebut juga dapat membantu dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Beberapa bahan bakar yang di gunakan pada sebagian besar industri termasuk batubara, diesel, dan solar. Semua hal tersebut dapat memancarkan gas berbahaya seperti metana, sulfur dioksida, dan karbondioksida ke udara bebas. Namun untuk pengolahan bahan mentah yang masih baru juga dapat menghasilkan bahan beracun yang dapat mencemari lingkungan. Dengan mengurangi energi yang di gunakan tersebut, akan meminimalisir jumlah pemakaian bahan bakar dan mengurangi jumlah polutan berbahaya pada lingkungan.

Menghemat SDA

Daur ulang selalu melibatkan pengolahan dan penggunaan unsur-unsur inti dari produk yang lama untuk memproduksi produk baru. Hal tersebut dapat membantu dalam menghemat sumber daya alam (SDA). Misalnya seperti, apabila kertas bekas yang di daur ulang tidak perlu menggunakan sumber daya alam dari pohon lagi untuk menghasilkan kertas yang baru. Dengan cara tersebut maka daur ulang yang tepat dapat membantu kita melestarikan sumber daya alam untuk generasi mendatang dan menjaga keseimbangan alam.

Pengolahan Kertas Bekas


Pengolahan Kertas Bekas

PT. POLA PULPINDO MANTAP

Perusahaan yang bergerak di industri pengelolaan daur ulang kertas.

Memproduksi kertas industri sesuai dengan spesifikasi.

Melakukan pengembangan yang berkelanjutan.

Berwawasan lingkungan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.